Pentingnya Literasi Digital untuk Menyaring Konten Negatif
- Mar 06, 2024
- Raden Roro Endah Kusumastuti
Bintang Jaya Itah - Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) Kementerian Kominfo RI menggelar kegiatan Gali Ilmu Literasi Digital Bersama Google Indonesia dan Technoprenpky bertempat di aula Hotel Hawai Palangka Raya, Rabu (6/3/2024).
Adapun, kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Palangka Raya melalui Sekretaris Dinas, Normalasari.
Dalam sambutannya, Sekdis Kominfo, Normalasari mengatakan bahwa literasi digital ini sangat penting untuk dimiliki oleh setiap orang. Sebab, saat ini diharapkan setiap orang bisa menyaring informasi yang didapatkan dari berbagai sumber.
“Kemampuan literasi digital menjadi kemampuan stategis. Perlu adanya penggalian ilmu literasi digital sehingga dapat mengantisipasi konten-konten negatif dan memiliki kemampuan dalam memilah, memilih dan membaca secara analisis, agar mendapatkan informasi yang benar dan valid,” ungkapnya.
Normalasari menambahkan, bahwa literasi digital merupakan kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) termasuk penggunaan internet untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, membuat dan mengomunikasikan konten atau informasi. Dengan, kecakapan kognitif maupun teknik serta kemampuan mencari sumber informasi yang bisa dipertanggungjawabkan menjadi sangat penting di tengah percepatan teknologi digital saat ini.
“Diharapkan melalui kegiatan ini, para peserta dapat menggunakan internet lebih pintar, lebih bijak serta bertanggungjawab dan memproduksi konten-konten positif untuk dishare ke media sosial sehingga memberi dampak baik bagi masyarakat,” pungkasnya