BPBD Kota Palangka Raya Gelar Sosialisasi Penginputan Data Warga Daerah Rawan Bencana

  • May 21, 2024
  • Raden Roro Endah Kusumastuti

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya menggelar sosialisasi penginputan data warga daerah rawan bencana di aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (21/5/2024).

Kegiatan ini diikuti 60 orang peserta perwakilan Kelurahan se-Kota Palangka Raya dengan menghadirkan narasumber dari BPBD Kota Palangka Raya dan Borneo Foundation Nature (BNF).

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satriya Budi mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini dimaksudkan sebagai penyempurnaan database warga di daerah rawan bencana sebagai upaya peningkatan penanggulangan kebencanaan serta meningkatkan kualitas pelayanan kebencanaan kepada masyarakat khususnya di Kota Palangka Raya.

Saat ini Pemerintah Kota Palangka Raya telah memiliki layanan Pemetaan Risiko Bencana Berbasis Sistem Analisa Dini (PERISAI) yang merupakan inovasi pertama di Indonesia dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla yang dapat diakses melalui laman BPBD Kota Palangka Raya.

Layanan ini menyajikan peta kerawanan karhutla di wilayah Kota Palangka Raya lengkap dengan batas-batas wilayah per kelurahannya.

“Nantinya Lurah dan operator di wilayah setempat dapat mengidentifikasi, menyusun, mendokumentasikan, mengembangkan, memonitor data warga di daerah rawan bencana sesuai dengan fungsi aparatur pemerintah melalui PERISAI,” ucapnya.

Lebih lanjut dirinya menambahkan Sistem PERISAI menggunakan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyangkut cuaca, suhu, kelembaban, kecepatan angin, dan curah hujan.

Sehingga diharapkan nantinya Lurah dan operator dapat sesegera mungkin memetakan rawan bencana di wilayah setempat yang akan dijadikan sebagai database warga dalam penanganan kebencananan.

“Kami harapkan rekan-rekan dari kelurahan dapat menyimak dan mengikuti kegiatan ini dengan baik, sehingga titik rawan kebencanaan dapat kita petakan dengan cepat dan tepat,” pungkasnya.