“Lebaran di Kota Sendiri Lebih Seru” — Warga Palangka Raya Pilih Wisata Lokal

  • Mar 14, 2026
  • Raden Roro Endah Kusumastuti
  • Perekonomian & Pemberdayaan Masyarakat

Palangka Raya – Menjelang libur panjang Idulfitri 1447 H, masyarakat Kota Palangka Raya mulai memiliki cara tersendiri untuk menikmati momen kebersamaan. Alih-alih bepergian jauh, banyak warga kini memilih menjelajahi destinasi wisata di dalam kota bersama keluarga.

Bagi sebagian warga, keputusan ini bukan tanpa alasan. Selain lebih hemat biaya dan waktu, wisata lokal juga dinilai tetap mampu memberikan pengalaman liburan yang menyenangkan.

Siti Nurhayati, salah seorang warga, mengaku lebih memilih berlibur di dalam kota agar bisa menghabiskan waktu lebih lama bersama keluarga tanpa harus lelah di perjalanan.

“Kalau di dalam kota lebih santai. Tidak capek di jalan, biaya juga lebih ringan. Yang penting bisa kumpul dan jalan-jalan bareng keluarga,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rudi, warga lainnya. Ia menilai destinasi wisata di Palangka Raya kini semakin menarik dan layak untuk dikunjungi.

“Kita punya banyak tempat bagus. Seperti Wisata Susur Sungai, itu seru apalagi kalau bawa keluarga. Tidak kalah dengan daerah lain,” katanya.

Selain itu, kawasan alam seperti Danum Bahandang dan Air Hitam Kereng Bangkirai juga menjadi pilihan favorit warga untuk menikmati suasana alam yang asri.

Menurut Lina, warga Palangka Raya lainnya, berwisata di dalam kota juga memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Kalau kita liburan di sini, otomatis membantu pedagang dan UMKM juga. Jadi sama-sama diuntungkan,” tuturnya.

Meski demikian, warga juga berharap fasilitas di objek wisata terus ditingkatkan, terutama dari sisi kebersihan dan kenyamanan.

“Harapannya tempat wisata makin bersih dan tertata, supaya pengunjung juga makin nyaman,” tambahnya.

Dengan berbagai pilihan destinasi yang tersedia, masyarakat Palangka Raya optimistis libur Lebaran tahun ini tetap terasa menyenangkan tanpa harus bepergian jauh. Bagi mereka, kebersamaan dan pengalaman sederhana justru menjadi hal yang paling berharga.