Jelang Idulfitri, Warga Palangka Raya Terbantu Ayam Subsidi dari Pemerintah

  • Mar 19, 2026
  • Raden Roro Endah Kusumastuti
  • Informasi & Pelayanan Publik Lokal, Perekonomian & Pemberdayaan Masyarakat

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, masyarakat di Palangka Raya mulai merasakan dampak kenaikan harga bahan pokok, khususnya ayam potong yang belakangan ini semakin mahal di pasaran.

Salah seorang warga, Rina (35), mengaku harga ayam broiler yang biasanya masih terjangkau kini mengalami kenaikan cukup signifikan. Kondisi ini membuat dirinya harus lebih bijak dalam mengatur pengeluaran rumah tangga.

“Biasanya beli ayam itu masih bisa agak banyak, sekarang harus dikurangi. Apalagi mau Lebaran, kebutuhan pasti meningkat,” ujarnya.

Namun, Rina merasa terbantu dengan adanya operasi pasar murah yang digelar pemerintah. Ia mengaku bisa mendapatkan ayam dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

“Alhamdulillah ada pasar murah. Harganya lebih ringan, jadi tetap bisa beli untuk kebutuhan keluarga,” tambahnya.

Hal serupa disampaikan oleh Andi (42), warga lainnya yang memanfaatkan operasi pasar di Pasar Kahayan. Menurutnya, program subsidi dari pemerintah sangat membantu masyarakat kecil menghadapi lonjakan harga menjelang hari besar.

“Kalau tidak ada pasar murah, mungkin kami harus mengurangi belanja atau cari alternatif lain. Ini sangat membantu,” katanya.

Masyarakat pun berharap kegiatan operasi pasar seperti ini dapat terus dilakukan, terutama saat momen-momen penting seperti Idulfitri, di mana kebutuhan bahan pokok cenderung meningkat.

Meski beberapa komoditas seperti cabai masih berada pada harga yang cukup tinggi, warga menilai kondisi tersebut masih bisa diantisipasi selama pasokan tetap tersedia. Mereka juga mulai lebih bijak dalam berbelanja agar tidak berlebihan.

Dengan adanya langkah dari pemerintah ini, masyarakat merasa lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan pokok, baik menjelang maupun setelah Hari Raya Idulfitri.