Dari Rawa Jadi Rupiah, Dekranasda Palangka Raya Cetak Wirausaha Anyaman Purun

  • Dec 18, 2025
  • Raden Roro Endah Kusumastuti
  • Perekonomian & Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan & Pengembangan Diri

Palangka Raya – Komitmen Dekranasda Kota Palangka Raya dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2025 Tahap XVIII. Program ini digelar bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, bertempat di Handycraft Gallery Dekranasda Kota Palangka Raya, Rabu (17/12/2025).

Program PKW kali ini secara khusus memfokuskan pelatihan pada pengembangan kerajinan anyaman purun, tanaman rawa yang tumbuh subur di wilayah Palangka Raya. Selama 250 jam pelajaran, para peserta dibekali keterampilan teknis sekaligus wawasan kewirausahaan guna mencetak pelaku usaha kriya yang mandiri dan berdaya saing.

Sekretaris Dekranasda Kota Palangka Raya, Heri Purwanto, menjelaskan bahwa pemilihan purun sebagai bahan utama pelatihan didasarkan pada potensi alam daerah yang didominasi kawasan rawa, sehingga ketersediaan bahan baku relatif melimpah dan mudah diakses masyarakat.

“Anyaman purun merupakan potensi unggulan daerah dengan peluang pengembangan yang sangat besar. Dengan keterampilan dan sentuhan inovasi, purun bisa diolah menjadi produk kriya bernilai ekonomi tinggi,” ungkap Heri.

Menurutnya, tanaman purun tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menyimpan peluang ekonomi yang menjanjikan apabila dikelola secara kreatif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pengembangan anyaman purun dinilai strategis dalam memperkuat industri kriya khas Palangka Raya.

Melalui Program PKW ini, peserta mendapatkan pembekalan menyeluruh, mulai dari proses pengolahan bahan baku, teknik menganyam, hingga pembuatan berbagai produk bernilai jual seperti tas, topi, dan beragam aksesori. Tak hanya itu, peserta juga dibekali pengetahuan kewirausahaan agar mampu membaca peluang pasar dan mengelola usaha secara mandiri.

Heri menambahkan, Dekranasda Kota Palangka Raya menjadi salah satu dari lima Dekranasda di Indonesia yang terpilih mengikuti program pengembangan kerajinan nasional, dengan fokus pengembangan yang disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing. Untuk Palangka Raya, pengembangan diarahkan pada anyaman purun sebagai produk unggulan.

Sebagai tindak lanjut, Dekranasda Kota Palangka Raya berkomitmen mendukung promosi dan pemasaran produk hasil pelatihan melalui galeri Dekranasda, pameran tingkat daerah hingga nasional, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

Melalui pelaksanaan Program PKW ini, Dekranasda berharap anyaman purun mampu tumbuh menjadi produk kreatif bernilai ekonomi tinggi, memperkuat identitas kriya daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Palangka Raya.