Dinas Damkar Kota Palangka Raya Edukasi Cara Padamkan Kebakaran kepada Anak TK

  • May 29, 2024
  • Raden Roro Endah Kusumastuti

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya mengadakan kegiatan simulasi penanggulangan kebakaran bagi murid Taman Kanak-Kanak (TK) Ar Rahman Ar Rahim yang diselenggarakan di Halaman Kantor Damkar Kota Palangka Raya, Rabu (29/5/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan anak-anak dan guru-guru cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dalam situasi darurat.

Kepala Dinas Damkar Kota Palangka Raya, Gloriana Aden menjelaskan bahwa simulasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pencegahan kebakaran sejak dini.

“Dengan memberikan edukasi sejak dini, diharapkan anak-anak dapat mengetahui langkah-langkah dasar dalam menangani situasi kebakaran serta memahami pentingnya keselamatan,” ujar Gloriana Aden.

Dalam kegiatan tersebut, tim Damkar memberikan penjelasan mengenai jenis-jenis kebakaran dan cara menggunakan APAR. Para murid dan guru diajak untuk mempraktikkan langsung cara menggunakan APAR dalam situasi darurat.

“Melalui praktik langsung, para murid dan guru diharapkan lebih memahami cara kerja APAR dan bisa mengaplikasikannya dengan benar jika dibutuhkan. Ini juga menjadi momen penting untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di lingkungan sekitar,” tambah Gloriana Aden.

Para guru TK Ar Rahman Ar Rahim menyambut baik kegiatan ini. Simulasi ini memberikan pengalaman berharga bagi murid dan staf pengajar.

“Kami sangat berterimakasih kepada Dinas Damkar Kota Palangka Raya atas penyelenggaraan kegiatan ini. Para murid sangat antusias dan kami sebagai guru juga mendapatkan pengetahuan baru yang sangat berguna,” ujar seorang guru.

Selain itu, Damkar Kota Palangka Raya berencana mengadakan kegiatan serupa di sekolah-sekolah lainnya di seluruh kota sebagai bagian dari program pendidikan kebakaran yang berkelanjutan.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan edukasi tentang pencegahan dan penanganan kebakaran, tidak hanya kepada anak-anak, tetapi juga kepada seluruh lapisan masyarakat,” tutup Gloriana Aden.