DLH Kota Palangka Raya Terus Tingkatkan Pengelolaan Sampah

  • Feb 28, 2024
  • Raden Roro Endah Kusumastuti

Bintang Jaya Itah – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengatakan, sarana prasarana penunjang, teknologi pengolahan sampah hingga tenaga kebersihan menjadi hal yang tetap diperhatikan dalam pengelolaan sampah di Koita Palangka Raya.

“Dalam pengelolaan sampah tentunya perlu didukung sarana prasarana seperti tempat pembuangan sampah, truk pengangkut sampah. Kemudian teknologi pengolahan sampah hingga tenaga kebersihan yang mencukupi,” ungkap Zaini, Rabu (28/2/2024) di Palangka Raya.

Bicara soal tenaga kebersihan di Kota Palangka Raya saat ini lanjut Zaini, untuk jumlah tenaga kebersihan dan taman yakni ada sebanyak 350 orang.

Jumlah tenaga kebersihan dan taman untuk Kota Palangka Raya sebanyak itu jelas dia, memang masih belum ideal, sehingga perlu ditambah guna lebih memaksimalkan penanganan dan pengelolaan sampah.

“Jadi untuk rencana merekrut tetap ada. Saat ini sebagian besar tenaga kebersihan dan taman adalah PTT atau pegawai tidak tetap. Kami sedang menunggu kebijakan tahun 2024 terkait perekrutan tenaga kontrak, apakah masih sama atau skema outsourcing,” bebernya.

Sementara itu sambung Zaini, Pemko Palangka Raya juga terus berupaya memperbanyak sarana prasarana pendukung pengelolaan sampah. Seperti Tempat Penampungan Sementara (TPS), Tempat Pemprosesan Sampah Terpadu (TPST), depo, Tempat Pembuangan Akhir (TPA), serta pusat daur ulang.maupun bank sampah.

“Beberapa waktu lalu empat bank sampah baru telah diresmikan. Dengan demikian total bank sampah di Kota Palangka Raya kini ada 56 unit,” sebutnya.

Baiknya lagi sambung Zaini DLH Palangka Raya telah meluncurkan inovasi berupa aplikasi Info Bang Apul yang merupakan informasi layanan bank sampah, dan jasa operator pengumpul berbasis website. Kemudian aplikasi Info Pak Sam guna memudahkan masyarakat dalam mengetahui lokasi TPS, TPST, depo, TPA, serta pusat daur ulang.

“Dengan adanya kedua aplikasi ini dapat meningkatkan pengelolaan sampah di Kota Palangka Raya,” pungkasnya.