Indeks Kerawanan Pemilihan Serentak di Kalteng Rendah
- Aug 05, 2024
- Raden Roro Endah Kusumastuti
Palangka Raya – Anggota Bawaslu RI Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Lolly Suhenty menyampaikan, Bawaslu telah meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilihan Serentak 2024, untuk mengidentifikasi dan memetakan potensi kerawanan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Lolly saat membuka Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif, sekaligus Launching Indeks Kerawanan Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Best Western Hotel, Palangka Raya, pada Senin (5/8/2024).
Lebih lanjut dalam kesempatan itu Lolly mengatakan, sebagai Bumi Pancasila maka Provinsi Kalteng memiliki kerawanan yang sangat rendah dalam potensi konflik. “Iya, ini bisa dilihat sebagaimana indeks yang dirilis pada tahun 2022 lalu,” ungkapnya.
Menurutnya, sebagai provinsi yang berjulukan Bumi Pancasila, maka tergambar sekali bahwa Kalteng adalah daerah yang damai.
“Indeks kerawanan tahun 2022 itu skornya untuk Kalteng sangat rendah. Bahkan ada kabupaten/kota yang tidak ada sama sekali menempati posisi rawan tinggi,” jelas Lolly lagi.
Kabupaten dan kota di Kalteng sebutnya, menempati posisi rawan rendah dan punya kesan kuat solid dalam kedamaian pelaksanaan pemilu.
“Kita lihat nanti, semoga indeks kerawanan tahun 2024 ini masih senada dan selaras dengan pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan,” harapnya.
Adapun dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kalteng, Satriadi menyampaikan
kegiatan ini bertujuan untuk memperluas peran serta masyarakat dalam melakukan pengawasan, pada kontestasi pemilihan kepala daerah atau pilkada serentak.
“Sedangkan terkait dengan launching indeks kerawanan pemilihan serentak, yaitu sebaga alat deteksi dini bagi Bawaslu dan pemangku kepentingan lainnya, untuk memastikan pemilihan serentak berlangsung kondusif,” pungkasnya.