Pemko Prioritaskan Kestabilan Harga Komoditi Pangan dan Pengendalian Inflasi Jelang Iduladha

  • Jun 10, 2024
  • Raden Roro Endah Kusumastuti

Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya akan memprioritaskan kestabilan harga komoditi pangan dan pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Iduladha.

Hal ini disampaikan Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu saat memimpin Rapat High Level Meeting (HLM) Pengendalian Inflasi di Kota Palangka Raya di Ruang Peteng Karuhei I Kantor Wali Kota Palangka Raya, Senin (10/6/2024).

“Saat ini angka inflasi di Kota Palangka Raya yang masih terkendali meskipun beberapa komoditi mengalami kenaikan harga,” ucap Hera.

Hera menyebutkan bahwa angka inflasi pada bulan Mei masih relatif terkendali, yaitu inflasi Year-on-Year sebesar 2,80 persen dan Month-to-Month sebesar 0,18 persen. Dalam upaya menjaga stabilitas inflasi hingga akhir tahun, Hera menekankan pentingnya inflasi tetap berada di bawah 3 persen.

“Beberapa komoditas menjadi perhatian kita, seperti ayam ras, bawang merah, udang, dan ikan nila yang masih mengalami kenaikan harga. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan langkah strategis seperti sidak pasar untuk mengidentifikasi komoditas mana yang perlu ditangani. Terkait bawang merah, kita perlu mempertimbangkan kemungkinan penanaman secara mandiri mengingat kondisi tanah kita yang gambut,” jelasnya.

Sebagai langkah konkret, Hera Nugrahayu telah meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya untuk melakukan identifikasi terkait penanaman bawang merah secara mandiri.

Sementara itu, terkait harga ikan nila, Hera meminta langkah strategis untuk pengendalian harga kepada Dinas Perikanan Kota Palangka Raya untuk memberikan subsidi untuk ikan lele dan nila melalui pasar penyeimbang.

“Mengenai daging ayam, Bulog telah memberikan subsidi sebesar Rp10 ribu untuk ayam frozen dengan harga per kilogram Rp45 ribu. Intervensi akan dilakukan terhadap kenaikan harga dengan mengidentifikasi penyebabnya,” tambahnya.

Rapat ini merupakan langkah proaktif dari Pemko Palangka Raya dalam menjaga stabilitas harga komoditi pangan dan mengendalikan inflasi, guna memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan terjangkau bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulsdha.