Program Kota Layak Anak, Komitmen Palangka Raya Wujudkan Masa Depan Cerah Anak

  • Jan 05, 2026
  • Raden Roro Endah Kusumastuti
  • Informasi & Pelayanan Publik Lokal, Kesehatan & Lingkungan Sehat

Palangka Raya – Masa depan Kota Palangka Raya dimulai dari anak-anaknya. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya terus memperkuat komitmen mewujudkan Palangka Raya sebagai Kota Layak Anak (KLA), agar setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman dan ramah.

Wali Kota Palangka Raya melalui Wakil Wali Kota, Achmad Zaini, menegaskan bahwa Program KLA bukan sekadar program pemerintah, melainkan gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Program KLA bukan hanya agenda pemerintah, tetapi gerakan kolektif untuk memastikan setiap anak memiliki ruang yang aman, bahagia, dan mendukung tumbuh kembangnya,” ujar Zaini, Senin (5/1/2026).

Menurutnya, anak merupakan aset berharga sekaligus penentu arah masa depan bangsa. Oleh karena itu, pemenuhan hak-hak anak—mulai dari hak hidup, tumbuh dan berkembang, perlindungan, hingga kesempatan berpartisipasi—harus menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemko Palangka Raya terus memperkuat sinergi lintas sektor, melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, hingga media. Kolaborasi ini diarahkan untuk memenuhi lima klaster utama hak anak, yakni hak sipil dan kebebasan, lingkungan pengasuhan, kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan, serta perlindungan khusus.

“Kami ingin setiap kebijakan dan layanan publik di Palangka Raya selalu berperspektif anak. Anak-anak harus merasa aman, dihargai, dan memiliki ruang untuk berkreasi serta beraktivitas,” tambahnya.

Zaini juga mengapresiasi berbagai capaian positif yang telah diraih Palangka Raya dalam pelaksanaan KLA. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan masih perlu dihadapi bersama, seperti peningkatan kualitas pengasuhan, pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak, serta penyediaan ruang bermain dan ruang kreatif yang aman dan ramah anak.

“Dibutuhkan komitmen dan peran aktif semua pihak agar Palangka Raya benar-benar menjadi kota yang inklusif, nyaman, dan layak bagi anak-anak kita,” pungkas Zaini.