Ragam Kudapan Takjil ada di Pasar Ramadan
- Mar 12, 2024
- Raden Roro Endah Kusumastuti
Bintang Jaya Itah -
Pasar ramadan yang digelar di Kota Palangka Raya setiap menyambut puasa Ramadan, menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat, karena dalam pasar Ramadan itu menyajikan berbagai jenis takjil atau kue tradisional khas Ramadan.
Jenis kue atau disebut wadai Ramadan yang paling banyak dijual adalah kue basah seperti bingka, kue ceper, talam, dan amparan tatak. Lalu ada kue lapis india, putri selat, srimuka ketan pandan, pisang ijo, bingka ketan, dan berbagai jenis kue atau wadai potong lainnya.
Selain berupa wadai, ada juga kudapan berupa lauk-pauk, aneka camilan, beragam jenis buah kurma dan minuman khas produk lokal yang menambah beragam menu khas berbuka saat puasa Ramadan.
“Pasar Ramadan di Kota Palangka Raya pada tahun ini dipusatkan di Jalan AIS Nasution seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Hadriansyah, Selasa (12/3/2024).
Di sela-sela pembukaan pasar Ramadan di Jalan AIS Nasution, Palangka Raya, Hadriansyah menyebut ada tujuh lokasi pasar ramadan yang telah ditetapkan, yakni di Jalan Tjilik Riwut Km 1,5 Komplek pertokoan Pasar Kahayan, dengan jumlah pedagang sebanyak 24 orang.
Lalu Jalan AIS Nasution jumlah pedagang sebanyak 154 orang, Jalan Hasanudin Masjid Al Husna sebanyak 34 pedagang, Jalan Yos Sudarso Mesjid Shalahudin Unpar sebanyak 30 pedagang, Jalan Rajawali di Pasar Rajawali 20 pedagang, Jalan Rajawali di Belakang Hotel Swiss Bell 15 pedagang.
Kemudian lokasi pasar ramadan yang terakhir di Jalan RTA Milono di lingkungan Masjid Agung Kubah Kecubung Darurrahman sebanyak 10 pedagang
“Ke tujuh titik pasar ramadan ini dikelola oleh Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) yang berkoordinasi dengan DPKUKMP Kota Palangka Raya,” jelas Hadriansyah.
Dikatakannya, dengan adanya pasar Ramadan tersebut setidaknya menjadi sarana pendorong dan membangkitkan perekonomian pedagang maupun pelaku UMKM, sekaligus dapat menjadi wisata kuliner selama pelaksanaan puasa Ramadan.
”Saya meyakini perputaran uang dari pelaksanaan pasar Ramadan ini terus meningkat dari tahun ke tahun,” pungkasnya.