Restocking Ikan, Upaya Pemko Lestarikan Sumber Daya Perikanan Lokal
- Jul 16, 2024
- Raden Roro Endah Kusumastuti
Pemerintah Kota Palangka Raya terus mengambil langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan dengan menggelar kegiatan restocking ikan di perairan umum Kota Palangka Raya.
Sebanyak 108.000 benih ikan lokal telah dilepas di Danau Burung, Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Selasa (16/7).
Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Indriarti Ritadewi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemko Palangka Raya dalam melestarikan ekosistem keanekaragaman sumber daya ikan.
“Restocking ikan dilakukan untuk meningkatkan populasi ikan di perairan umum dan menjaga keberlanjutan produksi ikan untuk pemenuhan gizi masyarakat,” kata Indriarti ketika dibincangi awak media.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 100.000 ekor ikan betok, 5.000 ekor ikan gabus, dan 3.000 ekor ikan gurame dilepas ke Danau Burung.
“Kami mengajak masyarakat untuk turut serta dalam pemantauan dan perlindungan terhadap habitat ikan di perairan umum agar populasi ikan dapat tumbuh dengan baik,” tambahnya.
Dikatakannya, restocking ikan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi ikan, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam mendukung ekonomi lokal. Dengan adanya stok ikan yang lebih banyak, diharapkan dapat memberikan peluang tambahan bagi nelayan kecil untuk meningkatkan pendapatannya.
“Selain itu, program ini juga diharapkan dapat memperkuat kesadaran akan pentingnya konservasi sumber daya alam dan ekosistem perairan yang lestari,” sambungnya.
Indriarti melanjutkan, Pemko Palangka Raya berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan konservasi dan restocking ikan secara berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan lainnya, diharapkan dapat tercipta ekosistem perairan yang sehat dan memberi manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang,” tutup Indri.