Ribuan Warga Palangka Raya Serbu Pasar Murah, Paket Sembako Hanya Rp10 Ribu

  • Mar 11, 2026
  • Raden Roro Endah Kusumastuti
  • Perekonomian & Pemberdayaan Masyarakat

Palangka Raya – Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi saat ribuan warga memadati halaman Masjid Raya Darussalam, Kota Palangka Raya, dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah, Selasa (10/3/2026).

Program yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama unsur Forkopimda ini menjadi angin segar bagi warga, terutama menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, di tengah kecenderungan naiknya harga bahan pokok.

Sebanyak 1.700 paket sembako disediakan dalam kegiatan tersebut. Setiap paket berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, serta minyak goreng 2 liter. Jika dihitung, nilai normal paket mencapai Rp144.750. Namun berkat subsidi pemerintah, masyarakat cukup menebusnya dengan harga sangat terjangkau, yakni Rp10.000 per paket.

Tak hanya paket sembako, pasar murah ini juga menyediakan berbagai kebutuhan pokok lainnya dengan harga bersubsidi, seperti beras, gula, telur ayam ras, minyak goreng, ikan segar, bawang merah, bawang putih, hingga aneka sayuran.

Salah seorang warga, Siti Rahmah, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia menyebut harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran, sehingga meringankan beban kebutuhan keluarganya.

“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi menjelang Lebaran biasanya harga naik. Dengan pasar murah ini kami bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang sangat murah,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Fauzi, warga lainnya yang turut hadir. Menurutnya, kegiatan pasar murah sangat bermanfaat, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Semoga kegiatan seperti ini terus ada, karena benar-benar membantu masyarakat kecil,” katanya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga berupaya menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kalimantan Tengah menjelang hari besar keagamaan.