Wisata Palangka Raya Terus Bergeliat, Kunjungan 2025 Tembus 644 Ribu Orang

  • Jan 12, 2026
  • Raden Roro Endah Kusumastuti
  • Informasi & Pelayanan Publik Lokal, Perekonomian & Pemberdayaan Masyarakat

Palangka Raya – Sektor pariwisata Kota Palangka Raya menunjukkan geliat positif sepanjang tahun 2025. Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) Kota Palangka Raya mencatat total kunjungan wisatawan mencapai 644.270 orang, atau meningkat 5,6 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 609.940 kunjungan.

Capaian ini menjadi sinyal baik bagi pengembangan pariwisata di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Namun demikian, peningkatan tersebut masih diiringi tantangan. Aktivitas wisata di Palangka Raya dinilai belum sepenuhnya stabil karena masih dipengaruhi faktor musiman.

Lonjakan kunjungan wisatawan terjadi pada momen libur panjang dan akhir pekan, sementara pada bulan-bulan biasa jumlah pengunjung cenderung menurun. Kondisi ini menunjukkan bahwa ketergantungan terhadap kalender libur nasional masih cukup tinggi.

Kepala Disparbudpora Kota Palangka Raya, Iin Hendrayati Idris, mengatakan data kunjungan wisata tersebut dihimpun dari empat destinasi unggulan yang selama ini menjadi primadona wisata, yakni Hutan Kota Nyaru Menteng, Wisata Alam Sei Batu, Air Hitam Kereng Bangkirai, dan Sei Koran.

“Data kunjungan ini menjadi bahan evaluasi kami untuk melihat minat wisata masyarakat sepanjang tahun,” ujar Iin, Senin (12/1/2026).

Ia menjelaskan, puncak kunjungan wisata terjadi pada Mei 2025 dengan total 85.214 wisatawan, disusul Januari 2025 sebanyak 75.106 orang. Sementara itu, jumlah kunjungan terendah tercatat pada bulan Maret dan September.

Menurut Iin, pola tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah untuk menjaga daya tarik objek wisata agar tetap ramai dikunjungi, tidak hanya saat musim liburan, tetapi juga pada hari kerja dan periode low season.

Memasuki tahun 2026, Disparbudpora berkomitmen menjadikan data kunjungan tahun sebelumnya sebagai pijakan dalam menyusun kebijakan dan strategi pengembangan pariwisata. Fokus utama ke depan adalah pemerataan kunjungan wisata agar lebih berkelanjutan dan tidak terpusat pada waktu tertentu saja.

“Ke depan, kami berharap pengelolaan dan promosi wisata dapat terus ditingkatkan sehingga kunjungan wisatawan lebih merata dan sektor pariwisata Palangka Raya semakin berkembang sepanjang tahun,” pungkasnya.